Selasa, 30 Juli 2013


Sepotong Hati Yang Baru



Aku menghela napas perlahan. Bertanya perlahan. Berusaha memutus suasana canggung lima menit terakhir antara aku dan Aris.
“Apa kau baik-baik saja?”
Aris mengangkat kepalanya, mengangguk.
“Apa kau baik-baik saja?”, Aris balik bertanya pelan.
Aku tersenyum getir. Menggeleng.
Diam sejenak. Sungguh hatiku tidak sedang baik-baik saja.
Bulan purnama menggantung di angkasa. Senyap? Sebenarnya tidak juga. Suara debur ombak menghantam cadas dibawah sana terdengar berirama. Tetapi pembicaraan ini membuat sepi banyak hal. Hatiku. Mungkin juga hati Aris. Rumah makan yang terletak persis di samping Pabrik Semen Indonesia ini tidak begitu ramai. Hanya terlihat satu dua pengunjung membawa keluarga mereka makan malam. Bukan musim liburan memang, jadi sepi. Kami duduk berdampingan di meja paling pinggir. Menyimak selimut gelap langit di kejauhan.
“Maafkan Aku.” Aris menggigit bibir. Tertunduk lagi.
Aku menatap wajhnya lamat-lamat.
“Tidak ada yang perlu dimaafkan. Semua sudah berlalu. Tertinggal jauh di belakang.” Aku menelan ludah. Berusaha menjawab bijak. Aku tahu itu bohong, pura-pura bijaksana sebenarnya.
Hening lagi sejenak.
“Sungguh maafkan Aku,” Aris menyeka sudut-sudut matanya. “Aku tidak pernah tahu akan seperti ini jadinya.”
Aku menggeleng, “Kau tidak harus minta maaf. Meskipun seharusnya kau tahu, sehari setelah kau memutuskan pergi, aku lelah membujuk hatiku agar tegar. Tetapi percuma. Menyakitkan. Semua itu membuat sesak. Kalimat itu mungkin benar, ada seseorang dalam hidupmu yang ketika ia pergi, maka ia juga membawa sepotong hatimu. Aris, kau pergi. Dan kau bahkan membawa lebih dari separuh hatiku.”
Ombak menhantam cadas semakin kencang. Bulan purnama di atas sana membuat lautan semakin pasang pada mala mini. Lautan yang kosong sepanjang mata memandang, menyisakan kerlip kapal nelayan atau entahlah di kejauhan. Jemari Aris terlihat sedikit gemetar memainkan sendok garpu.
“Kau tahu, aku melalui minggu-minggu menyedihkan itu. Dan yang lebih membuat semuanya terasa menyedihkan, aku tidak pernah mengerti mengapa kau pergi. Sesungguhnya aku tidak pernah yakin atas segalanya. Aku tidak pernah baik-baik saja. Enam bulan berlalu, hanya berkutat mengenangmu. Mendendang lagu-lagu patah hati. Membaca buku-buku patah hati. Hidupku jalan di tempat.”
“Maafkan aku.” Suara Aris bahkan kalah dengan desau angin, matanya mulai basa menahan tangis.
“Tidak ada yang perlu dimaafkan.” Aku mendongak keluar, menatap purnama. Berusaha mengusir rasa sesak  yang tiba-tiba menyelimuti hati. Sudahlah. Buat apa diingat lagi. Kemudian kembali menatap wajah Aris, tersenyum.
“Kau tahu, di tengah semua kesedihan itu, setidaknya saat itu aku akhirnya menyadari, aku tidak akan bisa melanjutkan hidup dengan hati yang sudah rusak. Hati yang sudah tak utuh lagi. Maka aku memutuskn untuk membuat hati yang baru.”
Hening lagi sejenak.
Aris mengangkat kepalanya, bertanya ragu-ragu, cemas, “Apakah di hati yang baru itu masih tersisa namaku?”
888
Enam bulan silam, di tempat yang sama.
Bedanya tidak ada kesedihan disana. Kami berbincang-bincang dengan riang. Meskipun kami berdua tahu, seminggu lagi kami akan berpisah. Masing-masing menimba ilmu di kota perantauan. Maka, sebelum berangkat menuju kota orang, kami berniat mengukuhkan hubungan menuju tingkat yang lebih dewasa. Lebih serius tepatnya.
Tetapi pernahkan kalian menyimak film-film? Yang ketika pasangan itu sudah mulai membentuk hubungan yang serius dan erat, salah satu pemerannya, entah kenapa bertemu dengan seseorang lain, yang mana seseorang itu terlihat begitu sempurna. Sempurna yang melebihi kesempurnaan pasangannya. Seseorang sempurna yang mengambil segalanya.
Itulah yang terjadi denganku, saat kami sama-sama jarang bertemu, jarang berkomunikasi, sibuk dengan dengan kegiatan dan jadwal kuliah masing-masing, Aris bertemu dengan wanita cantik itu. Dalam sebuah pertemuan yang mengesankan. Aku tidak peduli dimana, kapan dan entah bagaimana pertemuan itu terjadi. Tidak peduli. Aku tidak peduli siapa wanita itu. Yang pasti, ia telah meremukkan seluruh kenangan indahku bersama Aris. Menghancurkan kedekatan kami, keluarga kami dan sebagainya hanya dengan pertemuan lima hari. Pertemuan lima hari yang meluluhlantakkan hubungan yang sudah ku bangun dengan Aris sejak 3 tahun silam. Ya Tuhan, bagaimana mungkin hal ini terjadi?
Sungguh lelucon cinta yang tidak lucu.
“Maafkan aku.” Aris berkata pelan, “Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi.”
Astaga, setelah bilang ia tidak bisa melanjutkan hubungan ini, Aris juga tidak tahu apa yang sedang terjadi? Ini bencana besar!
“Aku .. aku mencintainya.” Aris menghela napas.
Ya Tuhan, ia mencintainya hanya dengan pertemuan lima hari?
“Kita tidak berjodoh. Maafkan aku.” Dan Aris pergi malam itu. Di tempat yang sama, tempat makan favorit di pinggir Pabrik Semen Indonesia.
888
Aku menghela napas perlahan. Bertanya perlahan. Berusaha memutuskan suasana canggung lima menit yang lalu.
“Apa kau baik-baik saja?”
Aris mengangkat kepalanya, mengangguk.
Hening sejenak. Lebih banyak kesunyian menggantung di langit-langit rumah makan. Malam pertemuan kesekian kalinya aku dengan Aris, masih ditempat favorit.
“Apakah di hati yang baru itu, masih tersisa namaku?” Aris ragu-ragu bertanya dengan suara pelan dan cemas.
Aku terdiam, mengusap wajah kebas.
Ombak semakin kencang menghantam cadas. Berdebur.
Aku sungguh tidak menduga. Setelah hampir setahun aku berhasil menghindar dari kesedihan itu. Aris mendadak kembali. Aris mendadak meneleponku dengan suara memelas. Meminta kami bertemu malam ini.
Dan aku sungguh tidak mengerti, mengapa aku bersedia menemuinya. Di tempat ia memutuskan untuk pergi dari sisiku.
Aris datang menggunakan hem hitam bergaris putih. Wajahnya sendu. Tubuhnya kering. Rambutnya berantakan. Aris menceritakan berbagai banyak hal. Meski lebih banyak terisak. Aku hanya diam. Dulu, setiap melihat wajahnya yang terisak, aku pasti seolah ikut menangis. Ikut menanggung bebannya, ikut terisak pula. Bergegas memeluknya, menenagkannya, menghiburnya, memotivasinya, melucu dan memberikan kata-kata jenaka, apa saja.
Mala mini aku hanya diam menatap kosong kea rah lautan. Aku menyerahkan sapu tangan. Lantas diam. Aku tak habis pikir. Bagaimana mungkin, laki-laki yang dulu aku tegarkan, kini terlihat sangat rapuh?
Mala mini, Aris bialng bahwa hubungannya dengan wanita memesona itu gagal, aku sungguh tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Apa aku harus senang? Sedih? Marah? Tidak peduli?
“Apakah di hatimu masih tersisa namaku?” Aris bertanya lagi. Kali ini seperti bertanya kosong.
Aku hanya diam. Lihatlah, Aris dicampakkan begitu saja. Itu menurut pengakuannya. Apa yang sebenarnya terjadi, aku tidak tahu. Sama tidak tahunya kenapa ia dulu tiba-tiba merasa begitu jatuh cinta dan mengakhiri hubungan kami.
“Apakah… Apakah di hatimu masih tersisa namaku?” Suara Aris kalah oleh desau angin. Tertunduk.
“Maafkan aku Aris.”
Hening sejenak. Aris mematung.
Aku mengangkat bahu.
Aris mengangguk pelan. Pria itu beringsut berdiri dari tempat duduknya, beranjak pergi. Aku menatap punggungnya hilang dari balik pintu rumah makan.
Maafkan aku Aris. Aku selalu mengharapkanmu kembali. Selalu. Hingga detik ini. Bahkan minggu-minggu pertama kau pergi, aku tega berharap dan berdoa Tuhan menakdirkan wanita itu bernasib malang.
Tetapi mal mini, ketika melihat wajah sendumu, semua cerita tidak masuk akal ini, aku baru menyadari, cinta bukan sekedar soal memaafkan. Cinta bukan soal sekedar menerima apa adanya. Cinta adalah harga diri. Cinta adalah rasionalitas.
Kenangan indahku bersamamu akan kembali memenuhi hari-hariku entah hingga kapan. Biar. Biarlah sakit ini menemani hari-hariku. Aku iklhas.



Diadopsi dari kumcer Darwis Tere Liye “Sepotong hati yang baru” dengan perubahan

Jumat, 05 Juli 2013

TARIF SMS TERMAHAL SEDUNIA , WOW



Whaaaaatttttttsssss???? gille benerr, , !! tarif sms ªja mahal buangettt!!!!

INI NiH NEGARA DG TARIF SMS TERMUAHAL===>
-----
Pernah gak sobat berpikir pengen nyakar² operator seluler indonesia gara² tarifnya yg bikin gak kuat?? Sst(klo mimin sih sering) 

tapi tau gak guys? Jika kamu pengguna celullar yg sering mengeluh karena mahalnya tarif sms trus beranggapan bahwa tarif sms di Indonesia adalah mahal, sebaiknya kamu berpikir ulang dulu sob.
Karena ternyata oh ternyata ada negara lain yang tarif smsnya jauh lebih muahaall dari Indonesia loh! Negara mana sihh??

Jawabannya adalah "Zimbabwe".

Gini nih ceritanya.. Semenjak negara di Afrika itu mengalami inflasi yang gak terkendali, pemerintah setempat menaikkan tarif SMS menjadi 1000% dari tarif semula. Tarif baru tersebut sangat mencekik kantong para pengguna ponsel.

Bayangin aje masbro,Tarif sekali SMS lokal di Zimbabwe adalah USD 5-7 atau dengan kurs rupiah 9,665 per 1 USD tarif tersebut setara dengan Rp 48.325- Rp 67.665. Woww!! cukup buat beli beras sekarung di Indonesia 
Untuk tarif SMS luar negeri, lebih nyakar ℓäƍϊ mber. Harga yang dipatok adalah antara USD 12-20 atau sekitar Rp 115.980,- sampai Rp 193.300,- ckckck 

Oleh karena itu, bersyukurlah kita yang tinggal di Indonesia. Meski sering jadi korban tipu² dengan iklan yang serba promo dari provider cellular namun kita masih bisa merasakan murahnya sms jika dibandingkan dengan Zimbabwe. Bener apa benerr 

Source: KBAU
4

Kamis, 04 Juli 2013

kenyataan anak kos

Sebuah keidupan derita anak manusia yang sangat pedih saat dia harus merantau jauh, seperti mister "P". Di awal bulan yang sangat tentram selalu tersenyum bahagia tetapi setelah pertengahan bulan sampai akhir mie rebus adalah nyawa utama anak kos aaahahah.
Tak banyak anak kos yang subur dalam arti banyak juga yang semakin kurus. Le kok tambah kurus?| masak iya ma?| iya ngaca sana kayak wayang kulit| *kan emang keturunan deh .
Selain itu pasti ada opsi lain untuk mengadapi tanggal tua,  siapin tuh obat magh yang banyak.
Ternyata itu masih sedikit cerita dari temen gua guys, emang bener awal untuk merantau pasti susah kalo qt gak bisa beradaptasi.
Pengalaman yang aku dapet saat pertama merantau emang gak begitu ekstrim, cause aku masih tinggal di rumah sawdara, jadi untuk keseharian bisa di bilang masih oke sih. Gak lama setelah itu yang aku rasain beda, tapi pengalaman baru itu pasti menyenangkan suasana baru dan idup pasti menyenangkan kalau masala datang seiring dengan munculnya berkah dan hidayah.
Ok sob sekian maav kalo kagak nyambung cerita ane .

Kamis, 27 Juni 2013

»Sungai Di dalam Laut«


-----
Sebuah fenomena alam yang mungkin tidak masuk akal namun fakta itu benar2 ada di Mexico, yaitu sungai yang ada di dalam laut. Lebih uniknya lagi dikedalaman laut 30 meter ditemukan air tawar yang berada di tengah kolam air laut. Namun pada kedalaman 60 meter ditemukan kembali air laut yang terasa asin.

Foto Sungai di Bawah Laut Mexico dilokasi Sungai di dalam laut itu juga terdapat sebuah gua. Pada bagian gua tersebut Anatoly Beloshchin seorang penyelam dan juga teman2nya yang juga berhasil mengambil gambar disekitar gua menemukan sungai yang lengkap dengan dedaunan yang mengapung di kolam air dibawah laut itu.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba mereka menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Sungai di dalam laut ini memang terlihat berbeda dengan sungai pada umumnya di daratan, namun suasananya mirip sekali dengan sungai yang lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna kecoklatan.

Adapun warna coklat yang terlihat dalam air tersebut merupakan lapisan dari bawah gas hidrogen sulfida. Gas ini biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran. Tim penyelam yang ikut bersama Anatoly Beloshchin menemukan fenomena alam yang unik ini, ia bercerita pemandangan ini sungguh menakjubkan yg pernah dia lihat.

"Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, Dan sungai yang kami lihat berlapisan gas hidrogen sulfida," ungkap Anatoly.

Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida.
Perlu kita Ketahui bersama.. Bahwa Hal Ini sudah diterangkan Allah semenjak 14 abad yg lalu di dalam Al-qur'an surah Fathir ayat 12.
Sungguh luarbiasa bukan
wallahua'lambishowab..

Sumber: infounik.com